7. Menjadi yang terutama
"I
I wanna be a billionaire so fricking bad/ Buy all of the things I
never had/ Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine/ Smiling next
to Oprah and the Queen," begitu lirik lagu Billionaire yang
dinyanyikan Travie McCoy bersama Bruno Mars. Jelas sudah, menjadi orang
kaya adalah
keinginan semua orang. Bukan berlaku tidak bersyukur, tetapi melalui penelitian, hal itu benar terlihat dan wajar. Menurut Robert Frank, profesor ekonomi di universitas Cornell, pria lebih peduli terhadap penghasilan orang lain ketimbang penghasilannya sendiri. Menurut pengamatannya, kenaikan gaji hanya memberi sedikit kebahagiaan jika ranking urutan pemasukan masih sama seperti sebelumnya, yakni di bawah teman-teman yang lain. Dengan kata lain, pria akan lebih bahagia jika ia menjadi ikan terbesar dalam kolam kecil.
keinginan semua orang. Bukan berlaku tidak bersyukur, tetapi melalui penelitian, hal itu benar terlihat dan wajar. Menurut Robert Frank, profesor ekonomi di universitas Cornell, pria lebih peduli terhadap penghasilan orang lain ketimbang penghasilannya sendiri. Menurut pengamatannya, kenaikan gaji hanya memberi sedikit kebahagiaan jika ranking urutan pemasukan masih sama seperti sebelumnya, yakni di bawah teman-teman yang lain. Dengan kata lain, pria akan lebih bahagia jika ia menjadi ikan terbesar dalam kolam kecil.
6. Pernikahan
Menurut
statistik, pernikahan ternyata baik untuk kesehatan seorang pria.
Pria yang menikah mengalami penurunan risiko kematian sebanyak 9
persen ketimbang pria yang tidak menikah. Pria yang sudah menikah juga
secara signifikan lebih bahagia ketimbang tidak menikah, tinggal
bersama, berpisah, duda, atau melajang.
5. Menjadi relawan
Kemampuan
membantu orang lain ternyata mampu membuat seorang pria merasa lebih
bahagia. Hal ini ditemukan oleh ekonom Stephen Meier dan Alois
Stutzer. Menurut mereka, para relawan merasa lebih puas dengan
hidupnya ketimbang mereka yang bukan relawan.
4. Memiliki pekerjaan yang disukai, berapapun gajinya
Ternyata,
bisa melakukan pekerjaan yang disukai, seberapa pun gajinya bisa
dibilang salah satu komponen penting dalam mencapai hidup bahagia.
Mihaly Csikszentmihalyi, psikolog, mengatakan, melakukan pekerjaan yang
disukai bisa memproduksi sebuah bentuk konsentrasi yang sangat fokus
dan penyerapan yang sangat tinggi. Saat mencapai hal ini, kita akan
merasa sangat kuat, bersemangat, tak merasa sulit untuk mengendalikan
diri, dan sangat puas akan diri sendiri. Hal-hal ini tidak bisa
dibeli dengan uang.
3. Pasangan yang bahagia
Salah
satu kunci pernikahan yang bahagia adalah pasangan yang bahagia.
Ternyata, kebahagiaan bisa menular kepada pasangan. Secara rata-rata,
kita 8 persen akan merasa lebih bahagia dengan hidup kita jika
pasangan kita merasa bahagia akan hidupnya. Itu adalah salah satu
alasan kita mencoba menjaga pasangan kita tetap sehat dan bahagia.
2. Kesehatan yang baik
Salah
satu faktor kebahagiaan di segala data, adalah kesehatan. Memiliki
pikiran dan tubuh yang sehat mengkontribusikan kebahagiaan yang cukup
besar, dan kesehatan yang buruk bisa menyebabkan sedih yang luar
biasa. Namun, apa yang tak banyak diketahui adalah, persepsi mengenai
sehat atau tidaknya kita sebagian tergantung pada jumlah orang yang
bisa kita bagi mengenai masalah kesehatan kita. Ternyata, kita tak
akan terlalu merasa sedih atau "down" jika banyak teman kita yang
juga mengalami masalah kesehatan yang sama.
1. Teman-teman
Bisa
menghabiskan waktu dengan teman-teman terdekatnya ternyata menempati
posisi terutama dari kebahagiaan seorang pria. Waktu yang bisa ia
habiskan bersama temannya adalah aktivitas yang memproduksi serotonin
yang konstan dan banyak, satu dari 1 hormon yang bertanggung jawab
dalam membuat seseorang merasa bahagia.
0 komentar:
Posting Komentar